Penanggulangan

Kementerian Lingkungan Hidup berupaya memastikan adanya revolusi lingkungan melalui Undang-Undang No 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. UU tersebut, menegaskan dalam pengelolaan sampah yakni ‘kumpul-pilah-olah’ dari yang sebelumnya ‘kumpul-angkut-buang’. Melalui Undang-undang tersebut, prinsip pengelolaan sampah lebih mengutamakan prinsip pengendalian pencemaran serta prinsip sebagai sumber daya.
Pada hakekatnya sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik yang bernilai ekonomis. Penanganan sampah menjadi pupuk organik memberikan banyak keuntungan, misalnya dapat memberdayakan ekonomi masyarakat, sebagai alternatif pengadaan lapangan kerja, bahannya melimpah dan mudah diperoleh, serta peluang pasarnya sangat baik.
Kompos dapat digunakan untuk tanaman hias, tanaman sayuran, tanaman buah-buahan maupun tanaman padi disawah. Bahkan hanya dengan ditaburkan diatas permukaan tanah, maka sifat-sifat tanah tersebut dapat dipertahankan atau dapat ditingkatkan. Kompos bukanlah pupuk utama tetapi apabila diberikan pada tanah dapat memperbaiki tekstur tanah, karena pupuk organik dapat meningkatkan aktivitas biologis dalam tanah, yang menyebabkan cacing tanah dapat hidup subur dan menyebabkan tanah lebih gembur sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Struktur tanah dapat diperbaiki dengan meningkatnya porositas tanah, sehingga tanah menjadi gembur.
Sampah organik dan limbah organik dapat memberi manfaat kepada manusia setelah terlebih dahulu dirobah menjadi pupuk organik oleh peranan bakteri menguntungkan bagi manusia. Bakteri saprofit berperanan menguraikan tumbuhan atau hewan yang mati, sisa-sisa atau kotoran organisme. Bakteri sahabat manusia (probiotik) tersebut menguraikan protein, karbohidrat dan senyawa organik lainnya. Penguraian dalam kondisi tanpa oksigen (anaerobik), material organik akan menjadi gas amoniak, hidrogen sulfida (H2S), methana (CH4) dan senyawa lain yang lebih sederhana. Sementara dalam kondisi cukup oksigen (aerobik), penguraian akan menghasilkan H2O dan CO2, serta senyawa lain dalam bentuk nutrisi. Oleh karenanya, keberadaan bakteri jenis saprofit ini, sangat berperan dalam mineralisasi di alam dan dengan cara ini, bakteri membersihkan dunia dari sampah dan limbah organik. (Aguskrisno, 2012).
Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak dapat diurai oleh mikroorganisme, tetapi dapat dilakukan dengan mendaur ulang atau dimanfaatkan kembali. Konsep 4R yang terdiri atas recycle, reuse, reduce dan replace masih tetap perlu disosialisasikan di masyarakat. Partisipasi aktif dari masyarakat, misalnya dalam mensortir jenis sampah, maka pengolahan sampah tentu akan menjadi lebih mudah.
1. Recycle
Recycle adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada prinsipnya kegiatan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut.
Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse
Reuse adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantong kertas yang umumnya didapatkan dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
3. Reduce
Reduce adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat menguarangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknya sampah wadah produk di rumah Anda.
4. Replace
Replace adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alternatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
DAFTAR PUSTAKA
Aguskrisno. (2012). Peran Mikroorganisme Dalam Pembusukan Sampah Organik. [Online]. Tersedia :http://aguskrisnoblog.wordpress.com [7 Mei 2012]
 S O A L
1. Menurutmu, apakah sampah anorganik merupakan suatu ‘ancaman’ atau ‘peluang’ bagi kehidupan manusia?
2. Bagaimana  proses menanggulangi sampah organik?
3. Apa manfaat menerapkan konsep 4R?

24 comments on “Penanggulangan

  1. 1. Sampah dapat dijadikan barang yang bermanfaat
    2. sampah organik bisa kita daur ulang dan bisa dijadikan kompos
    3. Sampah dapat diolah dengan 4R agar tidak mencemari lingkungan

  2. 1 Dapat didaur ulang menjadi pupuk kompos
    2 sebelum dibuang harus dipisahkan dulu agar tidak menyebabkan pencemaran
    3. 4R Untuk proses daur ulang sampah menjadi barang bermanpaat

  3. 1. sampah dapat menyebabkan sumber penyakit tetepi dapat juga dijadikan pupuk kompos dan barang manfaat lainnya
    3. proses 4R agar lingkungan tetap terjaga kebersihannya

    • kira-kira penyakit apa yang mungkin disebabkan oleh sampah?
      o..ya…kalian bisa mencari/browsing di situs lain ya…🙂

  4. 1. sampah dapat menguntungkan dan merugikan kita
    2.Sampah organik mudah diuraikan dalam prose salami dan bisa dijadikan pupuk kompos
    3 Untuk menanggulangi masalah sampah

      • sampah tiap hari makin menumpuk bu dan bisa menyebabkan banyak masalah seperti bau busuk, banjir dan untuk orang-orang yang kreatip sampah bisa didaur ulang menjadi barang bermanfaat yang mempunyai nilai jual

  5. 2. Sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos yang mengalami penguraian secara biologis
    3. Proses untuk memanfaatkan sampah

  6. 2. Sampah organik dapat dijadikan barang bermanfaat seperti pupuk kompos untuk tanaman
    3.Untuk proses daur ulang sampah

  7. 1.
    2. Sampah anorganic akan mudah diuraikan oleh alam dan dapat didaur ulang kembali
    3. Bisa melakukan daur ulang sampah

  8. 1. sampah dapat menjadi barang yang mempunyai nilai guna bagi orang yang kereatif
    2. Sampah organik dapat dijadikan pupuk kompos
    3. Proses untuk memanfaatkan sampah

  9. 1 dapat dapat dimanpaatkan dan diolah menjadi pupuk kompos
    3 agar sampah tidak menumpuk lagi karena didaur ulang

  10. 1. Sampah organik dapat dijadikan pupuk kompos
    2. dengan menerapkan konsep 4R berarti mulai menjaga lingkungannya

  11. 1. Sampah organid seperti sampah sayuran itu yang dapat diuraikan dengan cepat dan dijadikan kompos
    2. Untuk daur ulang sampah

  12. sampah organic seperti sisa sayuran dan buah-buahan dapat dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk kompos

  13. 1. sampah organik itu bisa di daur ulang sehingga bisa banyak manfaatnya
    2. manfaatnya untuk mendaur ulang sampah sehingga banyak nilai gunanya

  14. 1. Sampah organik dapat dijadikan kompos karena dapat menjadi barang yang bermanfaat
    2. 4R akan menyebabkan kenyamanan lingkungan

  15. 1. sampah organik dapat dijadikan pupuk kompos
    2. untuk daur ulang sampah agar sampah tidak terlalu banyak

  16. 1.sampah dapat dijadikan barang yang bermanffat
    2.Sampah anorganik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos
    3.4R dapat digunakan untuk menanggulangi sampah yang menumpuk

  17. Sampah organkc bisa dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk kumpos dan proses 4R dapat digunakan untuk mendaur ulang sampah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s